jump to navigation

“D” Sering bertengkar dengan kedua orangtua

Beberapa bulan lalu saya di belikan motor, saya waktu itu senang sekali, kira2 dua bulan kemudian saya tidak sengaja mendengar pembicaraaan orang tua saya yang kata2nya “saya membelikan motor itu supaya kakak2ku tidak minta uang lagi, motor itu bukannya aku sangat sayang pada D tapi aku ingin segera menggunakannya dan supaya adil karena kan kakak2nya kan di sudah di belikan” lalu kira2 1 minggu kemudian kakak ku yang sangat mengerti & 1 1nya tmn curhat aku bertengkar dengan kedua orang tuaku.
Sekarang tmn2 ku bila aku sering melamun, emotional & nilai ku menurun.
Jadi aku harus bagai mana ?

Komentar»

1. smpn1gegesik - 24 November 2008

Sayang informasi yang disampaikan kurang begitu lengkap n jelas, sehingga agak susah menentukan karakter “D” dan juga kakaknya, tapi Insya Allah coba bantu moga bermanfaat.

Ada pertanyaan balik untuk Anda juga, apakah manfaat dari adanya motor tersebut?kakak sering minta uang untuk digunakan untuk apa juga?jawaban balik atas pertanyaan itu bisa memberikan titik terang permasalahan secara lebih mendetail.

Secara umum saja, sebagai anak yang berbhakti kepada orangtua sepatutnya kita memahami akan kemauan dan kemampuan orangtua kita, ada orangtua yang termasuk “menengah ke atas” bisa memberikan apa saja yang diinginkan oleh anaknya?tapi akankah itu bermanfaat? Ada juga orangtua yang dari “menengah ke bawah”, bela-bela membelikan sesuatu kepada anaknya, tapi ternyata timbal balik dari anaknya tidak ada sama sekali.

Bersyukurlah karena masih ada kakak yang mau menjadi teman curhat, dimana-mana kebanyakan antara adik n kakak biasanya antara tom n jerry yang ga pernah akur.

Kondisi seperti sering melamun, emotional, dan nilai yang menurun sebenarnya tidak ada masalah dengan masalah apapun yang terjadi seperti di atas, lebih banyak karena kita lebih ingin menunjukkan mungkin salah satunya adalah kepada kedua orangtua bahwa kita ingin diperhatikan, ingin agar orang di sekitar tahu bahwa kita ada masalah sehingga ada yang memperhatikan kita, apakah seperti itu yang kita inginkan?

Jauh lebih baik lagi, jika kita mampu menyelesaikan permasalahan apapun tanpa bantuan siapapun , karena obat dari semua masalah adalah pada diri kita sendiri, mau tidak kita berubah? mau tidak kita berusaha untuk yang terbaik?minimal untuk diri kita sendiri sebagai bukti bahwa kita mampu?

Bangkit dari keterpurukan, dan mulai dengan hal yang baru, jangan pernah menyerah…

Thanks,
Dedi Iskandar