Apa Obat Rasa Sakit Hati???
bagaimanakah cara kita untuk menghilangkan rasa sakit hati yang katanya sakit hati itu tidak ada obatnya, jelaskan! please….soalnya aku lagi broken heart nih!
bagaimanakah cara kita untuk menghilangkan rasa sakit hati yang katanya sakit hati itu tidak ada obatnya, jelaskan! please….soalnya aku lagi broken heart nih!
| anak pmr and paskibr… di PROFIL | |
| anak pmr di PROFIL | |
| smpn1gegesik di PROFIL | |
| by students analiz b… di PROFIL | |
| by students analiz b… di PROFIL | |
| kIPtiyaNi di SMP FULL KEGIATAN | |
| sdsds di PROFIL | |
| muthmainnah di PROFIL | |
| freenetter di DOWNLOAD | |
| freenetter di DOWNLOAD |
kata siapa sakit hati ga ada obatnya?
banyak ko’ asal jangan mpe makan obat baygon saja, nanti malah klepek-klepek…
Broken Heart beragam penyebabnya, bisa dengan saudara, dengan keluarga, n yang sering biasanya dengan “sang pujaan hati”, klo melihat dari nama yg dipake lebih ke “pujaan hati”.
Beberapa obat yang mujarab diantaranya: (1) jangan membenci dia, semakin kita membenci maka semakin dalam n susah untuk menghilangkan dia dari memory kita, umumnya ketika diputusin secara otomatis pasti langsung membenci dia, (2) Cari kesibukan dalam hal “positif”, mayoritas lebih mengarah ke negatif seperti minum2an, kebut2an, dkk. Ketika kita banyak merenung sudah pasti dia akan susah untuk dihilangkan dari pikiran kita, karena selalu terbayang-bayang tentang Indahnya masa berpacaran ? (3) Curahkan isi hatimu pada buku diary, curhat pada teman, atau melalui forum ini juga merupakan salah satu langkah positif yang dilakukan (4) hati boleh bersedih, tapi “semangat tetap 45″, jangan mencirikan bahwa Anda sedang patah hati, biasa saja n hadapi dgn tegar wlo susa untuk dilakukan, beri kesan bahwa Anda walau diputus oleh siapa saja tidak tergoyahkan sedikitpun (5) Dekatkan kepada Allah SWT, ini sebenarnya adalah utama dari yang utama, semakin dekat dengan sang Kholik, maka akan membuat kita tidak takut n malah memuja yang namanya “cinta”, malah akan lebih membuat kita menuju ke jalan yang lurus yang diridhoi-Nya (6) cewew/ cowok bukan hanya dia, so this OK (7) Baca Bismillah n mulai lembaran baru…
Thanks, moga bisa sedikit memberikan obat…
uhhhhhhhh ckit atie iah???
# jangan pernah bwd nglupain dia,,semakin kamu b’usaha bwd nglupain dia kamu makin inget ma dia.lama2 juga kamu akan biasa qo dg keadaan yang kaya gituh, kalo kamu kangen ma dia nikmatin ajjah.
# jangan sok sibug
# jangan ngelamun,
# lakuin apa yang dulu dia larang.
# bikin dia nyesel dah ninggalin kamu,
# show must go on,
# jangan sampe nyari pelarian,,,
# tapi yang mentok mah CARI PACAR LAGI.
dear daery…gue puengen curhat nie…
gue kan punya cowo tapi ortu gue ngga setuju dengan hub ne,menurut anda apakah saya melanjutkan hub ne/gue mengakhiri hub ne…???
terima kasih atas kunjungannya,
Yang pertama, tetap menghargai apa keputusan dari orangtua, karena walau bagaimanapun juga apa yang terjadi dengan diri kita tetap akan kembali laginya adalah kepada orangtua.
Kedua, coba cari tahu penyebab orangtua tidak menyetujui hubungan tersebut, tidak mungkin tidak ada alasan sehingga orangtua langsung melarang anaknya mempunyai cowok, banyak faktor penyebabnya; misal mungkin orangtua mengenal siapa cowok tersebut, dari keluarga yang bagaimana, kebiasaannya bagaimana, atau mungkin juga keinginan orangtua agar anak bisa lebih fokus terlebih dahulu kepada belajar, sehingga ada ketakutan sendiri dari orangtua anaknya “gagal”, wajar ketakutan yang dialami oleh orangtua sekarang karena memang “gaya” berpacaran sekarang sudah di luar batas kewajaran (mayoritas).
Ketiga, Sejauh mana hubungan itu dirasa “penting”, klo mungkin baru jadian pasti yang ada dalah “Dunia milik kita berdua”
, tetapi setelah dijalani beberapa minggu, bulan, atau mungkin tahun baru nanti akan diketahui pasangan kita apa hanya sekedar memanfaatkan kita atau memang benar2 tulus?
Empat, Jika memang pasangan benar2 tulus dan sudah menjadi pilihan Anda, sekarang tugas anda untuk dapat dan bisa menjelaskan secara perlahan kepada orangtua, awalnya mungkin orangtua bersikeras kepada keputusannya, tapi Insya Allah lama2 orangtua TETAP akan memberikan yang terbaik untuk Anaknya.
Percayalah… hehehe…
Moga membantu, Thanks.