jump to navigation

PELEPASAN SISWA KELAS IX 11 Juni 2008

Posted by smpn1gegesik in Informasi Siswa, Profil Sekolah.
trackback

Kegiatan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, itulah menurut salah satu tayangan televisi swasta. Tanggal 3 Juni 2008 adalah Puncak dari acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Gegesik Tahun Pelajaran 2007/2008. Kegiatan dimulai sekitar Pkl. 08.30 WIB yang langsung dibuka oleh Pembawa Acara Sdri Intan. Agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pada tahun ini sekolah memberikan gebrakan pada MC atau Master of Ceremony yaitu penggunaan 2 bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Banyak peserta kegiatan sampai dengan undangan tamu yang menggeleng-gelengkan kepala (entah ngerti atau tidak?).

Sebelum rangkaian acara prosesi dimulai, memang sudah didahului oleh penampilan kelompok Band Lokal sekitar 2 kelompok Band yang anggotanya notabene adalah siswa kelas 8 ataupun kelas 9. Kemudian ketika masuk ke acara Prosesi diawali dengan Lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh sdr. Kasmudi 9E, dilanjutkan Sambutan Ketua Panitia yang langsung disampaikan oleh Bapak Sudirakhmat, S.Pd. beliau menyampaikan kepada seluruh peserta agar sama-sama bisa menjaga ketertiban dan kekhidmatan jalannya acara, kemudian pesan yang disampaikan khusus untuk siswa kelas 9 . Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komitte Sekolah, H. Mutadi, Sambutan dari Ketua OSIS, Sdr. Misnaya dan terakhir sambutan dari Perwakilan Siswa kelas 9 yaitu sdri. Fatmawati 9C.

Kegiatan Prosesi-pun dimulai dengan diawali terlebih dahulu Grup Drum Band, Gema Suara Tendean yang menampilkan dan memainkan 2 lagu pilihan, setelah berhenti disambung dengan Grup Penari dan Panjak yang diikuti oleh Perwakilan Kelas 9 (Nauval Abyan, dan Febriana Kumala Dewi) yang mana keduanya merupakan Master dari SMPN 1 Gegesik, diikuti oleh iring-iringan adik kelas (Ifi Silfiah Irani dan Lusman) serta perwakilan dari masing-masing organisasi.

Sesampainya di atas panggung, dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh perwakilan siswa kelas 9 yaitu Yohana 9F yang menyampaikan bagaimana suka cita sebagai siswa kelas 9 yang hari ini harus berpisah dengan guru, dan juga dengan adik-adik kelas, serta dengan teman-teman seangkatan, disambung dengan Puisi dari perwakilan Guru (Ibu Suilah) yang makin menambah syahdu suasana, dan akhirnya semua larut dalam suasana, air mata tak terbendung mengalir mengikuti suasana hati, dilanjutkan dengan Pelepasan atribut secara simbolis oleh kepala sekolah, yang diakhiri dengan mengalungkan rangkaian melati kepada wisudawan dan wisudawati.

Sebagai ucapan terima kasih kepada Guru, dilantunkan oleh kelompok paduan suara lagu Terima KasihKu, dan dilanjutkan dengan lantunan lagu Pantang Mundur dipadu dengan adegan dari wisudawan yang menggambarkan bagaimana mereka tidak mau lepas dari adik-adik kelasnya, dan bagaimana mereka berat untuk meninggalkan sekolah ini, namun demi cita dan asa itu semua harus mereka lakukan demi masa depan yang jauh lebih baik lagi.

Bagi siswa kelas 7, 8, atau khususon kelas 9 yang mengikuti alur ceritanya pasti akan meneteskan air mata dan tersedu-sedu bukan karena melihat tetapi merasakan betapa perpisahan itu sudah di depan mata, kebahagiaan bersama yang dirasakan selama ini akan menjadi dan tinggal kenangan, dan sukses juga menghanyutkan suasana para tamu dan undangan seperti pa camat sendiri tak kuasa menahan air mata yang menetes tak tertahan, begitu juga dengan orangtua Febriana Kumala Dewi sebagaimana orangtua jarang dan tidak ada yang mampu menyaksikan perkembangan anaknya di lingkungan sekolah, dan ketika beliau melihat anak mereka berprestasi maka haru yang terasa dihati, tak terkecuali dengan guru-gurunya seperti Pa Mahadi, Pa H.Hardi, Ibu Yani yang sampai tersedu-sedu, Ibu Manis, dan juga guru-guru yang lain. Memang keharuan tidak bisa dinilai dengan air mata, tapi yang pasti semua tidak ada yang menginginkan perpisahan.

Sampai dengan turun dari panggung dilanjutkan dengan mewakili teman semuanya, menyalami guru dan undangan serta langsung kembali ke tempat asal diiring oleh kelompok penari dan panjak, disambung dengan Gema Suara Tendean. Kemudian Kepala sekolah, Drs. H. Nurdin memberikan sepatah kata sebagai amanat yang perlu disampaikan untuk siswa kelas IX.

Selang beberapa saat kemudian acara disambung dengan Penampilan Drama oleh siswa kelas IX (Fajar, Adi, Fatmawati, dkk), penampilan merekapun mampu membuat penonton terpingkal dan melupakan suasana syahdu yang baru saja mereka alami, penampilan yang berdurasi kurang lebih 30 menit ini-pun sukses dan mampu menghibur penonton.

Masih dengan penampilan siswa kelas IX, kembali penonton dihibur oleh penampilan Modern Dance yang juga tidak kalah meriahnya dikarenakan kehadiran si Igun yang berjoget dengan gemulai nan seksi, ha…ha…ha…

Belum selesai emosi penonton, dari prosesi dibuat syahdu, dan dipingkal dengan drama kelas IX, dan juga melotot atas penampilan modern dance panitia siap menggebrak penonton dengan emosi yang berbeda pula, yaitu dengan masuknya Febriana Kumala Dewi seorang diri ke atas panggung yang kontan saja langsung membuat suasana berbeda, dengan penuh penghayatan Febi (red:panggilan untuk Febriana KD) menyampaikan sebuah puisi perpisahan sekaligus permohonan maaf kepada semua atas semua tingkah laku yang dilakukan selama ini. Dan penampilan inipun sukses membuat penonton terhentak sejenak dan langsung menghela nafas kembali.

Penampilan selanjutnya adalah Penampilan Tari Klana yang diperankan oleh Tri Aji Pambudi yang tak kalah hebohnya juga, dilanjutkan dengan penampilan beberapa Band kembali, dan disambung dengan penampilan Drama kelas 7 dan 8 yang mengambil tema TK atau TAMAN KAPLAK-KAPLAK !!! Penampilan Asep, Sarmono, dkk sanggup membuat penonton tak bergeming.

Sukses buat semuanya. (Dedi Iskandar)

Komentar»

1. Geox - 15 Juni 2008

Acaranya bagus,tapi sayang dramanya kurang bagus karena ngomong bahasa indonesianya masih kaku terutama fajar & fatmawati

2. smpn1gegesik - 17 Juni 2008

Ada yang mau mengomentari lagi?

3. andri febrianto - 24 Juni 2008

acaranya bagus, pkkny sru dch..!

4. anak smp 1 sendiri - 4 Juli 2008

Pa…misal ngedit kaset pelepasan, jangan lupakan anak teater jg c…..anak teater yang repot ko malah ga d masukin k anggota tim sukses..?!! malah anak osis yang ga banyak kerja dari awal d sebut tim sukses…yang bikin seting panggung ama yang LEMBUR SAMPE TENGAH MALEM kkan anak TEATER…????!!!

bagi sebagian besar orang, orang-orang yang berjasa malah tidak pernah kelihatan hasil kerjanya, tapi orang lain yang mampu menilai hasil kerja kita. Masalah teater, sebenarnya banyak yang salah persepsi dengan keberadaan teater, teater sama dengan keberadaan seperti Band-Band yang lain juga yang mana penampilannya dalam kegiatan perpisahan bukan mutlak harus ada, namun acara perpisahan adalah salah satu moment yang pas untuk menampilkan kebolehan anak-anak teater dalam berakting, tapi masalah anggaran properti, konsumsi, dkk menjadi tanggungjawab kas teater sendiri, begitu kesimpulan yang didapat dari panitia perpisahan

5. afdin - 2 Oktober 2008

sukses buat kalian

6. z@KH@ CH3ll@ - 16 April 2009

susnan acaranya kurang banyak

7. parwa parwati - 12 April 2010

puisi perpisahanya mana ya tolong ditampilkan

8. teguh - 18 Juni 2010

aslmm
pak klo mau liat rek’a ma spa ya???

9. manis - 17 Oktober 2010

sukses buat pa Dedi dan anak2 smpn 1 gegesik


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: